“Tunggu sebentar! Itu pasti terjatuh di suatu tempat!” Seru Liam yang masih mencari Crveni Biser miliknya itu, kemudian Liam menurunkan tas miliknya dan mengeluarkan isi tasnya seraya berjongkok. Saat Liam melakukan pergerakkan tersebut Adhair bersiap dengan menggenggam gagang pedang miliknya, Yasika mengeratkan genggamannya pada belati yang ia pegang, dan Gaelan melakukan hal yang sama seperti Adhair. Sementara Maddalene hanya terdiam di tempatnya, memperhatikan tangan Liam yang bergetar saat mencari Crveni Biser itu. “L-Liam?” Maddalene memanggil lelaki tersebut, dan Liam hanya menimpalinya dengan berucap. “T-tunggu sebentar, Maddalene! Tunggulah, Crveni Biser itu ada dalam saku celanaku kemarin!” Sring! Adhair mengeluarkan pedang miliknya ketika dirasa Liam terlalu mengulur wa

