Pendaran Milik Liam

1679 Kata

“Maddalene, Aku akan membantu Adhair dan Gaelan mencari kayu bakar!” Ucap Yasika pada Maddalene yang sedang merapihkan tempat untuk mereka tidur. Maddalene pun menatap pada Yasika yang sudah berdiri dari tempatnya itu, dan membawa pedang miliknya. “Kau yakin?” Tanya Maddalene pada Yasika, ia harus memastikan bahwa Yasika baik-baik saja dan bisa pergi kesana sendiri. Karena ia akan tetap menemani Liam yang sudah terlelap di bawah pohon rindang di samping kananya. Yasika mengangguk mantap dan berjalan ke tempat Gaelan dan Adhair berada. “Hati-hati!” Itulah ucapan terakhir dari Maddalene yang dapat ia dengar. Sebelum akhirnya ia benar-benar menjauh dari tempat itu untuk menemui kedua teman nya yang lain. Yasika melangkah dengan perlahan karena di sana terdapat banyak semak belukar, sehing

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN