Liam melirik ke arah kanan dan kiri, kemudian ia menatap pada Gaelan yang masih setia menemani Yasika dalam diam. “Gaelan…” Panggil Liam pada lelaki itu, membuat Gaelan dan Yasika menoleh dan menatap pada dirinya. “Adhair dan Maddalene belum juga kembali... Apakah kita harus menyusuli mereka? Aku khawatir …” Liam yang merasa bahwa kepergian Adhair dan Maddalene lumayan lama itupun meminta pada Gaelan agar mereka menyusuli keduanya, ia takut sesuatu hal buruk menimpa keduanya tanpa mereka ketahui. Namun tidak dengan Gaelan yang sepertinya mengerti gerak-gerik Maddalene sebelumnya. Ia mengerti bahwa Maddalene menginginkan waktu berdua bersama dengan Adhair, dan Gaelan tidak terlalu mengkhawatirkan mereka selama ada Adhair disana. “Mereka akan kembali sebentar lagi Liam… Beristirahatlah d

