“Iya, mungkin ini adalah tempatnya.” Jawaban yang tidak pasti yang Adhair ucapkan membuat keempat orang itu kebingungan, Gaelan mendapati ada suatu hal yang janggal di sini. “Apa maksudmu dengan kata mungkin? Apa kau tidak mengetahui tujuan utama kita, Adhair?” Lagi Gaelan melontarkan pertanyaan miliknya, karena ia yakin jika Liam dan Yasika tidak akan berani. Sedangkan Maddalene yang sedang merajuk itu pasti enggan untuk bertanya pada Adhair meski dirinya merasa penasaran. “Dengar, aku membawa kita pada Zaiwa karena hanya inilah tempat aman yang ku ketahui! Aku harus kembali menemui Szabolcs, untuk memastikan bahwa mereka baik-baik saja.” Kedua mata Gaelan melebar ketika mendengar ucapan yang Adhair ucapkan, kemudian ia menatap ke arah Liam, Yasika dan Maddalene dengan sangat cepat.

