Lima bulan sudah berlalu, setiap selesai tugas dan tak ada giat, aku akan menghabiskan waktuku di sini, di ruang serba putih dengan suara dari alat medis yang terus berbunyi, memberi kehidupan untuk dia yang masih betah memejamkan mata indahnya. Hari ini tepat lima bulan, ruangan ini menjadi saksi aku menumpahkan air mata. Menangis meratapi wanita yang paling aku cinta dan aku sayang setelah mamah, wanita yang sudah memberi begitu banyak warna dalam hidupku, dia belahan jiwaku. Alvina Badhrika Mahya, istri tercintaku masih saja betah memejamkan mata indahnya, mata yang sudah membuatku jatuh cinta begitu dalam padanya. Flasback On "Maaf, maafkan ayah nak." Kata ayah, air matanya saat ini sudah mulai berjatuhan. Aku menatap Ayah yang saat ini juga sedang menatapku, "Ayah tak bisa menyel

