chapter 50

1066 Kata

Falisha terbangun saat mendengar pintu kamarnya terdobrak dengan keras. Dia melihat Candra yang terlihat panik dan khawatir. Falisha tidak tahu jam berapa ini, kalau tidak salah dia tidur pukul setengah dua belas siang. Falisha mengambil ponsel mengaktifkanya. Dan dia baru tahu ini sudah jam empat sore.            “Apa-apaan kamu?! Kamu sengaja bikin aku khawatir?!” Bentak Candra.            “Kenapa? Aku cuma tidur, Candra!” balas Falisha. Pria itu masih menatap Falisha dengan kesal.            “Pak Opik mengetuk pintu hampir setengah jam, Falisha! Dan teleponmu tidak aktif. Apa yang orang pikirkan?!!” bentaknya.            “Kamu bisa berpikir orang itu sedang tidur,” balas Falisha dengan santai. Candra menarik napas merasa kesal dengan wajah yang terlihat tidak merasa bersalah sama s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN