Part 23

1944 Kata

Amaya Pov "Kak kita foto di sini dulu yuk." Elka menarik tanganku yang akan memasuki Benteng Vredeburg. "Abang fotoin," kata Elka pada Aryan yang mengalungkan kamera di lehernya. Kusampirkan lenganku di pinggang Elka saat dia merangkul pundakku. "Sini gantian aku fotoin," kata Elka pada Aryan. Aku yang ingin menyingkir ditahan Elka agar tetap berdiri disitu. "Deketan dong, kayak lagi marahan gitu, senyum," kata Elka. Aku sedikit kaget ketika merasakan tangan Aryan melingkar di pundakku. Lalu tubuhku sedikit ditarik hingga merapat ke tubuhnya. "Oke, yuk masuk," kata Elka yang lebih dulu melenggang masuk benteng meninggalkanku berdua dengan Aryan. Kami melihat setiap sudut benteng yang berisikan banyak benda peninggalan sejarah, sepeti foto, senjata daerah, relief, dan masih bany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN