Chapter 19 - 20

1066 Kata

CHAPTER 19   “Bren, gimana nikah sama empat bini sekaligus?”   “Gila, gue iri sama lo!”   “Cerain satu buat gue, kek! Serakah banget jadi orang!”   “Bren!”   “Bron!”   “Bran!”   Banyak desas-desus teman-temannya saat ia ada di kampus, Brendon menjawab seadanya karena memang ia agak bingung harus menjawab apa. Lagi, ia agak malas menjawab panjang kali lebar kali tinggi. Hampir semua membicarakan tentangnya, bahkan para dosen, ia berharap seseorang menariknya pergi.   Dan ia bersyukur doanya terkabul.   “Bren, lo dipanggil Pak Adam!” kata seorang teman Brendon, Brendon mengerutkan kening.   “Kenapa?”   “Mana gue tau.” Ia menggedikan bahu. Tak mau basa-basi lagi Brendon pun langsung menuju ke ruangan Adam berada.   Mungkin ini soal novelnya, atau hal lain. Adam adalah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN