Nayla menyeduh teh di pantry. Dia sudah menyelesaikan sebagian besar kewajiban yang diberikan Toni. Sejauh ini dia tak menemukan kesulitan, hmm tidak seperti biasanya, lebih tepatnya wanita itu mulai menikmati sedikit demi sedikit kebiasaan Toni yang memberikan tugas-tugas tak terduga. Ulala, bisa dibayangkan betapa menggemaskannya pria itu saat mendapatkan ide cemerlang dalam bekerja. Tentu saja ide itu mencakup cara membuat bawahanmu mengeluhkan betapa nikmatnya masakan rumah dan secangkir cokelat hangat. Malam-malam yang harus mereka lewati pun tak kalah mendebarkan. Bayangkan, sebagian besar lampu di kantor mulai dipadamkan. Hanya ada segelintir orang saja yang masih b******a dengan keyboard dan menatap mesra deretan kalimat di monitor. Kurang romantis? Rasakan sensasinya saat harus tu

