26

1261 Kata

Djarno ingin menghancurkan kesombongan putranya. Akan tetapi, Intermezzo yang diduga pria itu bisa dijadikan sebagai alat untuk menendang Toni keluar dari Indonesia itu ternyata tidak berhasil. Terbukti setelah penarikan perjanjian, Rafael tak menunjukkan tanda-tanda akan mengamini permintaan Djarno. Dan kini ia yakin bahwa putra dan mantan istrinya itu akan semakin sulit untuk dihilangkan.  Pria itu duduk dalam mobil, memandang jalanan yang dirayapi mesin-mesin ciptaan manusia. Panas terik membakar kulit. Bising kendaraan saling bersahutan. Namun Djarno—dalam keheningan yang ia ciptakan—tengah merencanakan jalan keluar yang akan menggenapi keinginannya.  Awalnya Djarno tak memiliki keinginan untuk meninggalkan Catur dan Toni. Pria itu mencoba bersabar menahan derita saat tak ada satu pe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN