Bab 21: Garis Bayang 2

2369 Kata

Ahya Sudah setengah jam berlalu setelah pulang sekolah. Aku masih di sekolah bersama murid kelas XI tadi pagi, Salam Khair. Dia meminta ku untuk melatihnya pelajaran matematika, agar bisa menjadi seperti diri ku. "Ini sangat sulit kak!" Keluhnya. Ya, saat ini aku mengajarkan salah satu materi matematika secara rinci. "Jangan terlalu banyak mengeluh. Bukankah kau punya alasan untuk ini?" Balas ku tajam. "Eh, iya kak," balasnya. Aku terus mengajarkannya matematika. Sudah satu jam berlalu, dan aku memutuskan untuk menyelesaikan sesi hari ini. "Cukup dulu, kita lanjutkan senin," balas ku datar. "Baik kak," balasnya. Siapa sangka kalau aku akhirnya menjadi guru untuk murid kelas XI? Aku berjalan pulang sendiri. Salam di jemput oleh keluarganya dan pulang duluan. Sesampainya di depan r

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN