Bab 10: Harapan Diri

1566 Kata

Ahya "Jadi, gimana lombanya?” tanya Pak Abdullah. "Yah begitu lah pak. Kan namanya kami pak," ucapku santai. "Jadi, juara 1 ya?” tanya Pak Abdullah. "Alhamdulillah pak, berhasil," balas ku. "Senang kan?” tanya Pak Abdullah kepada ku, sepertinya juga kepada Luna dan Amalia. "Ya pak, kami senang!" jawab Luna bersemangat. "Alhamdulillah, banyak dapat pengalaman, dan juga kenalan sama orang-orang baru," jawabku. "Alhamdulillah," ucap Pak Abdullah. Mobil sekolah terus melaju ke sekolah kami. Di tengah jalan, kami berhenti di Musholla Amir Fatah. Saat memasuki Musholla itu, aku merasa aku pernah berada di sana, beberapa waktu silam, yang aku tidak yakin. Kami memutuskan untuk sholat Ashar di sana. Setelah itu, kami kembali ke mobil dan melanjutkan perjalanan. "Jadi, kalian mau ke man

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN