BAB 18

1659 Kata

Seharusnya besok adalah hari pernikahan Vanya dan Aland, hari yang semestinya menjadi hari bahagia mereka terutama bagi keduanya, malah ternyata berakhir dengan duka. Semuanya sempat menyayangkan, tapi apa daya itu sudah menjadi takdir dari yang Maha Kuasa. Mereka harus merelakan, walau nyatanya memang sulit untuk dilakukan. Keadaan Vanya juga sudah mulai membaik walau dia masih sering bengong sendirian, orang tua dan keluarganya masih tidak meninggalkannya sendirian karena takut kejadian lalu bisa terulang lagi kapan saja. ✧✧✧ Sementara itu di kediaman Abelano, Kedatangan sosok pria yang baru saja memasuki rumah Derdi Abelano membuat Fiona bergeming, ia masih tidak percaya dan menganggap sosok yang dilihatnya saat ini hanya halusinasi semata. Aland yang merasa diabaikan langsung me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN