“Lu mau ngapain ke sini dah, lu mau dihajar Daddy,” ucap Adam yang tak lain adalah adik iparnya. Adam langsung menarik tangan Aryan ketika melihat Aryan ada di lantai atas. Ternyata, bukan hanya Afeeysa saja yang sudah mengetahui keberadaan Aryan, suami Afeesya pun tahu, hanya saja mereka menutup mulut tidak berbicara pada keluarga. “Gue cari Afeesya dari tadi dia kaga ada.” “Afeesya pergi ke supermarket, sembunyi sana di kamar mandi!” titah Adam, bisa berabe jika Aryan terpergok oleh keluarga mereka, karena situasi sedang genting, semua orang sedang menyalahkan Devano dan jika Aryan muncul situasi akan semakin memanas. “Udah lu tunggu di sini, entar gue fotoin Meilani,” ucap Adam, mau tak mau Aryan mengangguk. Benar, jika ia muncul sekarang dan ketahuan semua akan rumit, ia menemui Mei

