Mata Nakesya membulat saat melihat bukan Devano yang datang melainkan petugas medis. sekarang, ia bingung harus bagaimana. Mana Mungkin ia mau dibawa ke rumah sakit. Tapi jika dia menghentikan sandiwaranya, ini akan menjadi untuk boomerang untuk dirinya sendiri, karena pasti petugas medis ini akan melapor pada Devano. “Kenapa kau tidak datang sendiri, Devano.” Nakesya menggeram dalam hati, ia pikir dia akan kembali mengambil hati Devano. Dulu, Devano adalah orang yang paling khawatir tentang kondisinya. Tapi sekarang, lihatlah saat ia berpura-pura kritis pun Devano sama sekali tidak hadir dan malah memilih mengirimkan tim medis. Tak lama, ada seseorang yang berjongkok di hadapan Nakesya, dan berniat memeriksa mata Nakesya. Tiba-tiba Nakesya langsung bersin saat tim medis akan memeriksa m

