VIGO sama sekali tidak menyangka apabila Bara bisa melakukan perbuatan sekejam itu. Rupanya, Arga dan Gilang juga sama tercengangnya ketika mendengar pengakuan Bara. Mereka sama-sama terkejut, tapi juga bingung harus berbuat apa. Vigo menghela napas panjang, ia masih geram kepada cowok yang masih tersungkur tidak berdaya di lantai rooftop. Ia tahu Bara masih bernapas, bahkan sesekali Bara kepergok sedang tersenyum sinis. Membuat Vigo semakin kesal di buatnya. Bukannya kapok, Bara malah semakin menjadi. "Gue nggak nyangka lo sejahat itu Bar," ujar Vigo sambil mendongakkan wajahnya ke atas, matanya kembali memerah. Perasaannya hancur, orang yang paling ia percaya rupanya bisa berkhianat. Menghela napas sejenak, Vigo kembali berkata dengan suara parau, "Rezel nggak salah apa-apa di si

