KEPERGIAN Rezel dari rooftop mengundang amarah Vigo. Dengan napas yang sudah memburu kencang, di tambah jantungnya yang hampir meledak karena terlalu keras berdetak, belum lagi rahangnya yang mengeras, lantas saja Vigo segera mendaratkan bogeman keras di wajah Bara. Amarah Vigo sungguh tersulut, ubun-ubun kepalanya sekarang hanya di penuhi oleh api yang berkobar. Tatapannya semakin tajam, tak disangka rupanya Bara dalang di balik kemarahan Rezel kepadanya. Vigo belum tahu motif Bara melakukan itu apa dan untuk apa, yang pasti Bara sudah menghancurkan kepercayaan Vigo. Belum puas memberikan Bara pukulan di wajahnya, Vigo maju lagi, menarik kerah seragam Bara, tanpa ada rasa belas kasihan sedikitpun, Vigo lantas memukul rahang dan perut Bara seraya bertubi-tubi. Bara yang mendapatkan p

