Alunan musik yang terdengar lembut membuat suasana makan malam menjadi semakin romantis. Mata Adnan melihat wanita di hadapannya dengan senyuman tipis. "Kenapa?" tanya Kinan malu saat Adnan menatapnya lekat. "Maaf baru bisa ajak kamu keluar sekarang." Kinan meraih tangan Adnan dan mengelusnya pelan, "Nggak apa-apa kok. Kan kita juga sibuk akhir-akhir ini." Malam ini Adnan dan Kinan memiliki waktu senggang. Setelah pulang kerja, Adnan memutuskan untuk mengajak Kinan makan malam. Selain untuk menikmati waktu bersama, Adnan juga berniat mengganti hutang makan malam yang gagal karena melihat Fasya yang bertemu dengan Denis dulu. "Gimana pekerjaan kamu?" tanya Kinan memulai pembicaraan. Mereka tengah menunggu pesanan datang. Adnan mengedikkan bahunya sebagai jawaban, "Baik-baik aja. S

