Kejujuran yang Menyakitkan

1182 Kata

Langit pantai tampak indah malam ini. Terlihat banyak bintang bertaburan membuat perasaan manusia yang melihatnya menjadi tenang dan nyaman. Langit indah itu seharusnya bisa membuat perasaan manusia menjadi lebih bahagia. Namun sayangnya rasa tenang dan nyaman yang sempat Fasya rasakan tadi tidak berlangsung lama. Itu semua karena kehadiran Saka. Tanpa aba-aba dan tanda-tanda pria itu sudah berada di belakangnya dengan ekspresi wajah yang membuat jantung Fasya berdegup kencang. Fasya takut dengan isi kepala Saka saat ini. Apa yang pria itu pikirkan tentangnya? Jujur saja Fasya takut jika pria itu berpikiran yang tidak-tidak tentang dirinya. "Mas Saka di—di sini?" tanya Fasya gugup. "Aku mau jemput kamu," jawab Saka masih dengan wakah bingungnya. Begitu banyak pertanyaan di kepalanya i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN