Pada akhirnya setelah berada di perjalanan selama beberapa waktu mereka berdua sampai juga di rumah yang saat ini ditempati Iluna dan Marganta. Mahen sudah memarkirkan mobilnya dan sekarang ini mereka sudah mengetuk pintu rumah tersebut. Baik Noah maupun Mahen saat ini sangat deg-degan karena mereka sebentar lagi akan bertemu dengan Iluna. Itu pun jika saat mereka berdua masuk tapi Iluna belum tidur. Jika Iluna sudah tidur mungkin mereka akan bertemu dengannya besok pagi juga. Marganta mendengar ketukan pintu itu dan ia sangat yakin bahwa itu adalah Noah dan Mahen. Sebenarnya margantas sangat amat malas membukakan pintu untuk mereka berdua karena baginya mereka sangat tidak diterima disini. Ia benar-benar tidak suka jika mereka ada di sini tapi mau bagaimana lagi karena ia harus berbagi r

