86

1800 Kata

Marganta kini masih menatap nyalang ke arah Noah yang hanya diam. Noah seperti sudah kehilangan kewarasannya ketika melihat Iluna dengan kemarahan dan kekecewaannya sekarang ini. Ia tahu bahwa Iluna pasti akan marah kepada dirinya karena ia tidak mengatakan apapun kepadanya. Namun ternyata ini tidak hanya mengenai masalah Mahen saja karena ini pun juga tentang Iluna yang tidak pernah diberikan andil pada hidupnya sendiri setelah kejadian itu terjadi. Rasanya benar-benar membuat Iluna seperti hidup tapi tidak hidup. Noah tidak bisa membayangkan bagaimana menjadi Iluna. "Kamu kenapa masih diam juga sampai sekarang Noah! Aku tanya sama manusia kan? Bukan sama batu?!" ujar Iluna tambah kesal sekarang ini. "Maaf Iluna, gua tahu kalo ini semua karena gua..." ujar Noah yang belum menghabiskan p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN