Pagi hari, Reyhan keluar kamar. Ia bersiap untuk kuliah. Lelaki itu sempat melirik jam di pergelangan tangannya yang menunjukkan jam 9 pagi. Sementara kelas akan di mulai 30 menit lagi. Lelaki itu memicu langkah kakinya agar cepat ke bagasi mobil di rumahnya. Reyhan sempat melewati ruang makan yang ramai. "Rey, kamu gak sarapan dulu?" tegur Flora. "Enggak Ma, bentar lagi kelas Reyhan mulai. Nanti aja sarapan di kampus," jawab Reyhan. "Abang nih aneh, kalau nanti namanya bukan sarapan. Tapi makan siang!" seru Calista menanggapi ucapan Reyhan. "Udah lah, Reyhan berangkat dulu," jawab Reyhan karena memang waktunya tidak banyak. Reyhan pergi menuju bagasi untuk mengambil mobilnya. Lelaki itu dengan cepat melajukan mobilnya. Sementara Flora hanya menggelengkan kepalanya melihat kepe

