Rere membasuh wajahnya dengan air. Gadis itu menatap wajahnya di cermin. Sembari bertanya-tanya siapa yang sudah menjebaknya bersama dengan Reyhan. Otaknya mencoba mengingat-ingat tentang kejadian semalam. Seingatnya ia hanya minum, minuman yang di berikan oleh Nabila. Setelahnya ia tidak mengingat apapun. "Masa iya Nabila yang udah jebak gue? Gak mungkin banget gak sih," ucap Rere. Karena sudah malas memikirkan semua ini. Rere memilih keluar dari kamar mandi. Gadis itu mendapati Reyhan yang tengah menyisir rambutnya di depan kaca. Hal itu membuat Rere menatap Reyhan lekat. "Biasa aja kali, gue tahu gue emang ganteng," ucap Reyhan tanpa melihat kearah Rere. Karena dia masih fokus dengan kaca di depannya. "Dih, kepedean! Siapa juga yang liatin lo! " ucap Rere melipat tangannya di depa

