Nabila keluar kamar. Karena merasa tidak menemukan Rere. Gadis itu membuka pintu, lalu ia terkejut. Nabila pun menutup kembali pintu kamar. Karena ia melihat Rere dan Reyhan yang tidur sembari berpelukan di atas sofa. "Sosweet banget sih tuh berdua. Gue jadi pengen kawin," gumam Nabila sembari mengigit jarinya. "Eh nikah dulu baru kawin! Astaga otak gue," ucap Nabila lagi mengoreksi ucapannya. Dari pada iri dengan sahabatnya, Nabila memilih untuk berjalan menuju kamar mandi. Sementara itu, Rere terbangun dari tidurnya. Karena ia merasakan sinar matahari yang memantul di wajahnya. Rere menyibakkan selimut. Lalu menatap Reyhan yang masih memeluknya dari belakang. Rere tersenyum, gadis itu membelai wajah Reyhan. Tidak di sangka, lelaki yang ia kenal di koridor dulu, kini menjadi suami

