Beberapa saat yang lalu Hyunsoo sampai di rumahnya dengan Hyera. Sejak Hyunsoo datang, ia tidak berhenti memandangi wajah istrinya yang masih terlelap di sofa ruang tamu. Diam-diam Hyunsoo meringis. Ia merasa sangat bersalah sekali kepada istrinya. Di luar sana ia bersenang-senang dengan wanita lain dan di sini Hyera menunggunya pulang sampai ketiduran di sofa. Hyunsoo mengusap rambut Hyera pelan, lalu Hyunsoo membawa Hyera ke dalam gendongannya. Hyunsoo akan memindahkan Hyera tanpa membangunkannya. “Eughhh ...” Hyera menggeliat dalam gendongan Hyunsoo. “Eoh ... Oppa!” Hyunsoo tersenyum sebagai respons. Ia membuka pintu kamar dengan kakinya, karena kedua tangannya digunakan untuk menggendong Hyera, istrinya. Di dalam kamar Hyunsoo merebahkan tubuh Hyera di atas kasur, lalu setelah i

