Kebohongan Kian

1252 Kata

Ashley menuju ke ruangan pribadi suaminya dengan langkah pelan. Dalam diam, ia memperhatikan cahaya redup dari lampu meja yang memantulkan bayangan Kian yang sibuk di depan laptopnya. Jemari Kian bergerak lincah di atas keyboard, seolah terlarut dalam pekerjaannya tanpa menyadari kehadirannya. Ashley berdiri di ambang pintu, memandang suaminya yang masih sibuk. Matanya terlihat sedikit lelah, namun fokusnya tak terganggu. "Kian, sudah pukul 2, kerjamu masih belum selesai?" tanyanya lembut, mencoba menarik perhatian pria itu tanpa mengagetkannya. Kian mengangkat wajahnya sejenak, menatap Ashley dengan senyuman kecil. “Maaf, Honey. Apakah aku membangunkanmu? Sebentar lagi aku akan tidur. Kamu harus tidur dulu,” katanya, suaranya hangat namun tetap menunjukkan bahwa pikirannya masih di pek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN