Part 98

1433 Kata

*Happy Reading* "Maksud lo, Papa dan Aaron selama ini sering kontekan di belakang gue? Iya, begitu?" Mendengar pernyataan Salman barusan. Terang aja aku langsung mengejar sebuah penjelasan darinya. Sayangnya, bukannya memberikan penjelasan, pria itu malah menaikan bahunya saja dengan acuh. Benar-benar tak membantu rasa penasaranku sama sekali. "Iya kali." "Lah, kok kali? Gimana, sih? Jadinya Papa sama Aaron masih kontekan apa nggak nih sebenernya?" Aku tidak terima digantung begitu saja oleh Salman. "Ya, gue juga gak tahu." "Lah, tapi kata lo ...." "Gue kan cuma menduga. Siapa tahu, ya kan? Soalnya, ya ... gue liat Papa juga gak kaget sama sekali dengan kedatangan mereka. Malahan masih sempat-sempatnya ambil cuti. Nah, coba lo pikir lagi. Kalau bukan karena Papa sudah tahu akan ked

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN