*Happy Reading* "Siapa kamu?!" Melihat orang asing masuk di mobil Aaron. Tentu saja aku langsung gusar dan bertanya dengan penasaran. Namun, bukannya menjawab. Pria itu malah tersenyum miring. Sebelum menyalakan mesin mobil dan menjalankannya. Eh, aku mau dibawa ke mana? "Hei! Mau dibawa ke mana mobil ini? Kamu! Kamu siapa sebenarnya?" Aku pun langsung mencecar, berusaha agar tidak panik menghadapi pria asing ini. "Kamu tidak perlu tahu siapa aku. Cukup duduk manis saja di sana. Dan menurut," sahut pria itu, yang benar-benar tidak aku kenali sedikit pun. "Menurut? Menurut untuk apa? Apa yang kamu ingin kan sebenarnya dariku?!" Menghiraukan segala titah si pria asing sebelumnya. Aku kembali mencecar, seraya berpegangan pada pegangan atas mobil dengan erat. Karena pria ini membaw

