*Happy Reading* "b*****t! Siapa kau sebenarnya? Kenapa ikut campur urusanku?!" maki pria asing yang sudah kepayahan, terlentang dengan kaki Reyn berada di depan dadanya. "Salahmu adalah melibatkannya dalam rencanamu!" sahut Reyn, menekan kakinya yang langsung refleks dipegangi si pria asing untuk ditahan. Terdapat lebam pada sudut mata dan bibirnya. Akibat terkena pukulan si pria asing tadi saat perkelahian terjadi. Meski begitu, kondisinya jauh lebih baik dari si pria asing itu sendiri yang nampak lebih sangat babak belur. Sementara mereka berdua bergulat dan melakukan live boxing. Aku hanya bisa menyaksikan semuanya dalam posisi duduk dan rasa takut yang semakin menyelimutiku. Sumpah! Sepanjang pertarungan tadi, aku benar-benar tidak mengenali Reyn. Pria itu seperti orang lain. So

