Part 88

1009 Kata

*Happy Reading* Mau apa lagi sih, duda ini menemuiku? Belum puas apa bikin aku begini? "Mau apa lagi kamu ke sini? Mau mengganggu anak saya lagi?" Ternyata, bukan cuma aku yang muak dengan kehadiran duda satu ini. Tetapi juga papa. Buktinya, melihat kehadiran pria itu. Papa langsung menyalak galak sekali. Mungkin kalau tidak melihat kondisinya yang masih pincang, Papa pasti sudah mendorongnya keluar hingga terjungkal. Segitu Papa belum tahu tentang kejadian kemarin. Coba saja jika Papa tahu aku begini lagi karena ulah keluarganya? Sudah bisa dipastikan. Si duda bukan hanya akan di dorong sampai terjungkal. Mungkin saja Papa akan menghubungi Reyn dan menyuruh membuat si duda cacat seperti kakaknya. Ah, iya. Ngomong-ngomong soal kemarin. Aku belum tahu alasan apa yang Aaron berikan p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN