Part 87

1082 Kata

*Happy Reading* Sebenarnya, aku penasaran dengan maksud ucapan Aaron. Aku ingin tahu akan masa lalu pria itu. Tetapi, meski sudah aku tanyakan. Sayangnya Aaron tidak mau mengatakannya. "Nanti saja aku ceritanya. Saat ini pikiran kamu masih penuh. Aku gak mau nambahin beban kamu lagi." Begitu alasannya. Benar juga, sih. Sekarang rasanya otakku memang penuh sekali dengan kejadian hari ini. Aku gak yakin sanggup menerima informasi baru lagi. Apalagi jika informasi itu berbentuk cerita masa lalu. Pasti akan panjang dan banyak sekali yang harus aku dengar baik-baik. Karena itulah, aku tidak memaksa Aaron untuk bercerita, dan membiarkannya pulang setelah Papa dan Bunda datang. Pria itu benar, aku memang butuh ruang untuk menenangkan diri dulu. Ya. Aku butuh ruang lebih sendirian. Bukan h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN