"Mana Daniel?" tanya wanita yang memakai pakaian kurang bahan itu. "Maaf, Bu, pak Danielnya lagi ada di luar," jawab Daisy tersenyum sambil membungkuk hormat. "Bu, bu, emang elu pikir gue ibu-ibu? Panggil gue nona," ketusnya. Daisy mengelus d**a sabar. Setiap hari dia memang harus menghadapi wanita-wanita dari berbagai kalangan yang datang menemui Daniel. "Maaf, Nona, pak Danielnya sedang nggak ada di ruangan. Bapak ada di luar," jawab Daisy sambil tersenyum sabar. Padahal Daniel ada di ruang meeting. Sebelumnya lelaki itu memang sudah berpesan agar melakukan segala cara supaya wanita-wanita itu tidak menganggu dirinya. "Lah, terus kenapa elu nggak ikut?" Ester menatap Daisy curiga. "Bapak ikut sama pak Jack, Non. Saya disuruh jagain kantor," sahut Daisy lagi. "Gue tunggu di

