Lia melipat kedua tangannya di d**a, wanita itu terlihat begitu kesal melihat suaminya yang diam saja tanpa merespon semua ucapannya. "Evan, sebenarnya kamu kenapa sih? Masih mikirin perempuan itu?" tanya Lia mulai gerah. Tak ada jawaban Evan masih saja fokus melamun seperti kehilangan arah dan tujuan hidup. Dia mati pikiran sehingga tak mampu berpikir. Entahlah, kali ini dunianya benar-benar hancur lebur tanpa sisa. Melihat tak ada tanggapan dari suaminya, Lia melenggang keluar dari kamar seraya membanting pintu dengan keras. "Kenapa, Lia?" tanya Sofia yang kebetulan lewat. "Aku lagi kesal, Ma," sahut Lia. "Kesal kenapa?" tanya Sofia penasaran. "Evan kayak nggak anggap aku ada," jawabnya mencebik kesal. "Aku mau pergi dulu, Ma!" pamitnya. "Mau ke mana kamu malam-malam begi

