Bab 23. Saudara

1022 Kata

"Sy, ada tamu pak Daniel!" lapor Lenny, resepsionis. "Suruh masuk aja, Len!" Setelah berbicara Daisy langsung mematikan intercomnya. Daisy tampak sibuk dengan setumpukkan berkas di atas mejanya. Selama tiga hari tidak masuk, banyak pekerjaan yang belum selesai. Apalagi menuju akhir bulan, biasanya sedang sibuk-sibuknya karena laporan harus segera dia serahkan pada Daniel. Jika biasanya Daisy tak mengeluh meski banyak pekerjaan. Namun, kali ini dia benar-benar kewalahan. Apalagi keadaan hormon kehamilannya yang belum stabil. Untung saja, bayi dalam kandungannya bisa diajak bekerjasama. Biasanya mual-mual dan minta yang aneh-aneh. Akan tetapi, kali ini tidak berulah. Daisy sempat bertanya pada diri, sampai kapan ia harus menyembunyikan perutnya? Apakah ia harus berhenti bekerja dan perg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN