"Maksud Bapak?" tanya Evan dengan kening mengerut. "Jangan pura-pura nggak tahu!" sarkas Daniel mengeratkan cengkeraman tangannya di leher Evan. "Katakan, di mana Sisy?" Evan menggeleng, ia benar-benar tidak mengerti maksud pertanyaan Daniel. "Saya nggak tau, Pak," jawab Evan. Daniel menghempaskan cengkeramannya dengan keras. Tatapan matanya tampak marah seakan hendak membunuh Evan hidup-hidup. Daniel masuk ke dalam mobil tanpa menunggu jawaban dari Evan. Sementara Evan memperbaiki kerah bajunya yang setengah bergeser. "Apa maksudnya di mana Sisy?" gumam Evan yang masih tak mengerti. Lelaki itu menatap apartemen sang mantan kekasih. Lalu, ia melangkah masuk ke dalam sana dengan langkah lebar dan tampak tak sabar. "Sisy!" panggil Evan. Evan masuk ke dalam apartemen Daisy. Su

