Jiles menatap Jina kebingungan, begitupun sebaliknya. "Ki-kita ada dimana ini?" tanya Jiles. "Kau siapa?" "Kau lupa siapa aku?" "Kau Jiles?" "Iya, aku Jiles," Jina memegangi kepalanya. Ia tiba-tiba merasa pusing. "Kau tidak ingat apa yang terjadi?" tanya Jina. Jiles menggelengkan kepalanya. 'Padahal Peter sepertinya selalu tahu apa yang terjadi pada Jiles, tapi Jiles sama sekali tidak tahu apa-apa waktu tubuhnya diganti dengan Peter,' pikir Jina. "Padahal aku sepertinya tadi sedang tidur..." kata Jiles lirih. "Aku juga tidak tahu," balas Jina sembari menyesap rokoknya. Jiles entah kenapa otomatis melihat tangan kanannya, dan betapa terkejutnya ia saat melihat ada rokok di tangannya. Ia langsung melempar rokok tersebut ke sembarang arah, sembari bergid

