Ke Pemakaman

1041 Kata

Tak sengaja pagi ini Bik Inah mendapatkan benda milik Bu Rania. Buku harian. Buku itu terkunci, jadi wanita paruh baya itu hendak memberikannya kepada Anna. Mana tahu di sana ada sesuatu yang ingin diketahui oleh juragannya itu. Selepas membersihkan kamar mendiang Bu Rania, Bik Inah segera mencari sosok Anna. Langkahnya mantap menuju dapur karena perkiraan Bik Inah Anna sedang sarapan sebelum berangkat ke kantor. “Non, saya menemukan ini di kamar almarhumah Nyonya.” Asisten rumah tangga Anna itu menyerahkan buku berwarna hijau yang bertuliskan “Diary Rania”. “Oh, ya. Terima kasih, Bik. Kebetulan aku nanti mau ke makam Ayah dan Ibu. Yok, ikut Bik. Bentar lagi siap ini kita berangkat,” ajak Anna. “Baik, Non saya ikut. Kalau begitu saya siap-siap dulu sekarang.” Anna mengangguk halus,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN