Mobil Deon masuk ke halaman rumah Anna malam itu. Namun, pemandangan tak wajar ada di sana. Satu mobil yang sepertinya dikenalnya telah terparkir bagus di halaman itu dengan gagahnya. Lelaki itu mendengkus kala mengingat bahwa mobil yang dilihatnya itu adalah mobil Carel. Hal itu diperkuat dengan Carel yang keluar dari rumah Anna, menyambutnya dengan seulas senyum. “Silakan masuk bapak Deon. Sudah lama juga, ya, kita tak bersua,” sapa Carel berikut dengan senyum miringnya. Lelaki jangkung berkulit kuning itu pun keluar dari mobilnya. Jas hitam dengan rambut tersisir rapi sukses menaikkan tingkat kepercayaan dirinya dalam berhadapan dengan Carel. Dia tak mau membalas jabat tangan saat Carel memberikan tangannya. Pria itu memalingkan wajah dari Carel. “Oke. Silakan masuk kalau begitu. Ann

