“Siapa, Bu?” tanya Anna penasaran juga. Bu Rania memberi isyarat dengan tangannya untuk menunggu, lalu mengangkat teleponnya. Pendengarannya menangkap suara asing setelah suara dari seberang sana muncul. “Oh, iya. Ini anak saya baru saja pulang dan bertanya soal Ci Siska. Sehat selalu, Ci. Iya, terima kasih.” Percakapan singkat itu membuat Bu Rania mengukirkan senyum di wajahnya. Anna pun sepertinya paham nomor siapa yang barusan masuk ke ponsel ibunya itu. Tadi sebelum Anna dan Ci Siska berpisah, desainer itu meminta nomor Bu Rania hanya sekedar untuk menyapa katanya. Dilihat dari gelagat dan cara bicara, Ci Siska menurut Anna desainer yang humble dan enak diajak diskusi dan bekerja sama. Dia sangat beruntung bisa bekerja sama dengan desainer itu. “Kata Ci Siska kamu yang ngasih nomo

