Demo

1099 Kata

“Ada apa, Bu?” tanya Anna setelah mengangkat telepon dari Bu Rania. “Kamu di mana, Nak?” “Loh, Bik Inah enggak ngasih tahu. Aku tadi udah bilang ke Bik Inah untuk ngasih tahu Ibu. Aku kamping dengan teman kantor,” jelasnya. “Oh. Ya, sudah kalau gitu. Tadi Bik Inah belum ada bilang. Hati-hati, Nak.” “Iya, Bu.” Anna menutup sepihak jaringan teleponnya. Dia hendak menikmati kembali pemandangan yang jarang sekali dilihatnya, pertengkaran Deon dan Carel. Namun, kala pandangannya menyisir ke segala arah, wanita itu tak menemukan apa yang dia cari. “Ke mana mereka semua?” lirihnya sembari melangkahkan kakinya mengitari dua tenda yang mereka dirikan itu. Pelan-pelan wanita bertubuh sedang itu berjalan dan pandangannya awas ke seluruh sudut. “Ba!” Tiba-tiba suara dua lelaki itu muncul dari b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN