Seminggu telah berlalu, namun tidak ada yang pernah berubah dari perasaan seorang pria dan seorang wanita yang kini tengah berada di sebuah mansion terpencil, tersembunyi di tengah hutan dengan pohon-pohon putih yang menjulang tinggi. Suasana di sekitar mereka begitu sunyi, seolah dunia luar tak bisa menyentuh mereka. Namun, di balik ketenangan itu, kegelisahan dan ketakutan menyelimuti hati mereka. Berbagai macam perasaan berkecamuk, seakan menjadi mimpi buruk yang menyertai keputusan yang telah mereka buat sejak awal. "Aku tak ingin kehilangan dirimu..." ucap wanita itu dengan suara serak, matanya yang berkaca-kaca menatap pria di depannya. Pria itu, meski tersenyum, terlihat menahan banyak hal dalam hatinya. Senyumnya yang indah tidak mampu menyembunyikan rasa sakit yang tersembunyi

