Bab 31 [Kembali ke Rumah Mbok Nah]

2447 Kata

Tak terasa malam kembali menyapa. Seusai sholat maghrib, Ningsih menunggu Pak Li di depan rumahnya yang otomatis berhadapan kembali dengan rumah kosong itu. Suara salam mengalihkan perhatiannya. Pak Li bersama dua orang lainnya, yang satunya Pak Somad, dan yang lain tak ia kenal. "Apa kabar, Ning?" tanya pak Somad. "Baik, pak," jawab Ningsih. Pak Li menjelaskan cara yang tepat untuk menangkap burung hantu. Ningsih mendengarkan saja. Ia hanya ikut membantu untuk menyalakan senter pada tempat burung hantu itu hinggap. Ningsih melihat pak Somad menatap tajam rumah yang ada dihadapannya itu. Ia berfikir, mungkinkah pak Somad mengetahui sesuatu hal? Setelah beberapa jam berkutat, tak mendapatkan hasil yang baik lagi. Burung hantu itu seperti mengajak bertengkar saja. Setiap kali ditangka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN