Bab 25 [Desa Manggis Lagi]

1055 Kata

Cahaya matahari baru muncul. Pertanda aktivitas pagi sudah bisa dimulai. Ningsih menitipkan kunci rumah ke perawat Mbok Nah. Nanti minggu ia akan datang kembali. Ia sangat berterima kasih kepada tetangganya yang berbaik hati mengantarnya ke terminal. Hari izinnya sudah habis, ia tak dapat menemani ibu-ibu yang rewang di rumah Mbok Nah. Kini ia sudah berada di dalam bus. Ia kembali ke desa Manggis dengan rasa hampa. Tak dapat menemukan jawaban. Ia hanya membawa hati yang penuh luka dan kekecewaan. Ia memejamkan mata sejenak berusaha melepaskan penat dalam pikirannya yang selalu membuatnya pening. Tanpa sadar ia ketiduran di dalam bus. Penumpang di dalam bus juga masih sedikit. Memang tidur di dalam bus itu enak dan nyaman. Rasa kantuk sering kali muncul. Tetapi, jika ketiduran sampai mel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN