Chapter 25: Truth

1776 Kata

NATHAN Aku kembali ke hotel tempatku tinggal selama di Singapura. Waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam. Aku baru sampai tadi sore dan harus langsung bertemu para investor itu karena undangan makan malam mereka. Sambil mendesah berat aku bangkit dari kasurku dan beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri, kemudian aku kembali ke kamarku untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan sebelum tidur. Aku menjawab telepon masuk tanpa memperhatikan siapa penelpon itu. “Hey Baby, apa kabar, Love?” Aku terdiam dan menjauhkan handphoneku dari telinga untuk mengecek penelponnya, “Mike, you’re so dead.” Komentarku kesal. Aku bisa mendengar suara tawanya dari ujung sana. “Hey, I’m kidding. Lo gak harus sampai bunuh gue. Sadis banget sama kembaran sendiri.” Kata Mike, masih berusaha menahan tawanya,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN