NATHAN Akhirnya setelah seminggu aku bisa kembali ke Jakarta. Semua urusan di Singapura berjalan lancar, para investor setuju dengan proyek baru yang kurencanakan. Aku melangkah keluar dari bandara melalui pintu kedatangan dan mencari keberadaan supir kantorku. Aku jarang menggunakan jasa supir kantor karena aku lebih suka menyetir sendiri tapi karena aku tidak mungkin meninggalkan mobilku di bandara selama seminggu jadi aku memintanya menjemputku. “Langsung ke kantor ya pak.” Ujarku pada Pak Slamet ketika kami sudah duduk di dalam mobil. “Baik Pak.” Jawab Pak Slamet yang langsung menurut perintahku. Aku mengecek jadwal yang dikirimkan sekretarisku. Ada dua meeting yang harus kuhadiri hari ini, meeting pertama akan mulai tiga jam lagi. Semoga saja tidak macet. Aku mengeluarkan laptopku

