Chapter 23: Trying

1812 Kata

ALICE “Ngapain lo disini?” tanyaku dengan nada tajam. Sekali lagi, aku melakukan hal yang berlawanan dengan hatiku. Entah kenapa aku terus melakukannya. “Woah, santai Al.” Dia berkata dengan ekspresi kaget. Aku mengerutkan kening. Orang di depanku jelas adalah… oh ya, Mike. Aku menundukkan kepala, menghembuskan napas yang ternyata kutahan. “Mike, lo kelihatan seperti Nathan tadi…Sorry.” “Yaiyalah, Alice. Gue kembarannya.” Dia melangkah dan duduk di kursi yang berhadapan dengan Alice. “Ada apa?” tanyaku. “Gue mau minta waktu lo hari ini. Walaupun semua yang sudah terjadi, kita tetap teman, kan? Let’s have lunch together.” Kata Mike santai. “Jam makan siang…” aku hendak berkata “…masih lama.” Tapi Mike memotongku. “Sudah lewat. Gue tau, tapi lo belum makan kan?” Lanjutnya sambil menu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN