Pesta Pernikahan Bram

1133 Kata

"Ternyata bahagia yang terasa itu nyata. Bukan imajinasi, apalagi halusinasi." Di parkiran, agar menambah kesan romantis Devid memilih mengajak Acha malam sabtuan dengan sepeda motor. Agar dia dapat merasakan pelukan dari sang istri yang lama tidak ditemui. Suasana malam sabtu yang terasa dingin membekukan, tak menjadikan Devid ataupun Acha membatalkan acara keluar mereka berdua. Sebuah mall menjadi tempat sasaran, membeli barang yang dibutuhkan esok hari. Juga siap memenuhi lemari Devid yang lama dihuni baju yang sudah kekecilan, gerak gerik keduanya tak tergambar sudah menikah dan memiliki satu anak. Rasanya semua orang memandang mereka masih duduk di bangku kuliah berada di zona pacaran, anak remaja yang izin ke orang tua menginap di tempat teman, ternyata main keluar bersama pacar.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN