BAB : 44

1820 Kata

Angga merasa kesalahannya sudah begitu besar pada Nessa. Hingga untuk membela diri saja ia seolah tak punya keberanian. "Aku memang masih sangat muda. Tapi untuk menentukan mana yang terbaik, aku yakini perasaanku nggak akan pernah salah. Sudah beberapa kali kesalahanmu selalu ku abaikan ... berharap untuk waktu selanjutnya bisa berubah. Tapi apa yang terjadi? Kamu memang berubah, tapi berubah semakin jauh dariku," jelas Nessa. "Beri aku kesempatan sekali lagi untuk membuktikan kalau aku benar-benar hanya milikmu," pinta Angga. "Maaf ... tak ada lagi kesempatan itu. Semua sudah berakhir." "Ness ..." "Permisi, dan maaf kalau selama menjadi istri bayaranmu, aku tak bersikap seperti apa yang kamu harapkan," tambah Nessa segera berlalu pergi dari hadapan Angga. "Jangan pergi," pinta An

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN