Nessa memilih untuk menuju ke rumah Rani. Karena hanya dialah yang bisa membantunya. Setidaknya untuk hari ini ia tak bingung harus tinggal dan tidur dimana. Meskipun ia masih merasa tak enak atas kejadian tadi pagi di sekolah. Semoga saja sobatnya itu sudah melupakan kejadian itu. "Maaf, Pak, Raninya ada?" tanya Nessa pada satpam yang ada dibalik pagar rumah Rani. "Iya, ada, Non," jawabnya sambil membukakan pagar dan mempersilahkan Nessa masuk. "Sebentar, saya panggilkan dulu," balasnya sambil berlalu pergi, sementara Nessa menunggu di teras. Tak berapa lama menunggu, Pak satpam kembali dari arah dalam rumah dan menghampirinya. "Maaf, Non. Ternyata Non Rani lagi tidur dan saya nggak berani ngebanguninnya," ujar Pak satpam dengan ekspressi tak enaknya. Harapan Nessa kini sirna sudah

