BAB : 46

1135 Kata

Nico menghampiri Nessa dan berdiri dihadapan gadis itu dengan kedua tangan yang berada di saku celananya. "Aku hanya memberikanmu tawaran. Terserah kamu mau menerimanya atau tidak," ujarnya. Nessa memberikan tatapan penuh tanda tanya pada Nico. "Tawaran apa?" "Tapi tenang saja, aku membantumu iklas tanpa embel-embel. Ini murni karena aku adalah manusia baik hati, kaya raya, rajin menabung dan tidak sombong. Tak seperti suamimu ... yang membantumu karena minta bayaran balik," ujar Nico mencoba mengetes perasaan Nessa. Dan lihatlah buktinya, wajah gadis itu langsung berubah menakutkan saat suaminya disudutkan. "Jangan membuatnya semakin buruk di mataku, Om," komentar Nessa. Nico tersenyum penuh kemenangan saat leluconnya ternyata berhasil. "Baiklah. Aku menganggapmu sebagai adikku sendi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN